<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>koranmanado.com &#124;beta&#124;</title>
	<atom:link href="http://koranmanado.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://koranmanado.com</link>
	<description>CyberNEWS &#124;beta&#124;</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Feb 2010 00:27:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tabrakan Beruntun Libatkan Tiga Kendaraan</title>
		<link>http://koranmanado.com/?p=107</link>
		<comments>http://koranmanado.com/?p=107#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 00:27:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koran manado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukrim]]></category>
		<category><![CDATA[Maesa]]></category>
		<category><![CDATA[Manado]]></category>
		<category><![CDATA[Ranomuut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranmanado.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Terjadi di Ruas Jalan Maesa

Manado, KM – Tabrakan beruntun dengan melibatkan  tiga kendaraan roda empat terjadi di ruas jalan Maesa tepatnya depan gudang  toko Hasil Bumi Ranomuut.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (8/2) sekitar  pukul 12.45 Wita. Akibatnya tiga kendaraan tersebut mengalami rusak parah.  Tiga orang mengalami luka ringan dalam peristiwa yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terjadi di Ruas Jalan Maesa</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-108" title="ilustrasi" src="http://koranmanado.com/wp-content/uploads/2010/02/ilustrasi.jpg" alt="ilustrasi" width="127" height="91" /></p>
<p>Manado, KM – Tabrakan beruntun dengan melibatkan  tiga kendaraan roda empat terjadi di ruas jalan Maesa tepatnya depan gudang  toko Hasil Bumi Ranomuut.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (8/2) sekitar  pukul 12.45 Wita. Akibatnya tiga kendaraan tersebut mengalami rusak parah.  Tiga orang mengalami luka ringan dalam peristiwa yang tidak menelan korban  jiwa tersebut.<br />
Ketiga kendaraan yang terlibat tabrakan tersebut  yakni, Suzuki Pick Up nomor polisi DB 8326 AI yang dikendarai oleh  James Bawimbang (29), Warga Perkamil Lingkungan I, Panther nomor  polisi DB 2252 AF yang dikendarai oleh Ir Donald Leuwol (39), warga Kelurahan  Tumumpa, dan Mikrolet nomor polisi DB 4833 AJ dikendarai oleh Hamid Bakari  (47), Warga Kelurahan Banjer Lingkungan V.<br />
Informasi yang dirangkum Koran  Manado menyebutkan, awalnya mobil Suzuki Pick Up DB 8326 AI, bergerak dari  arah barat menuju timur dengan kecepatan cukup tinggi. Saat berada di  ruas jalan Maesa mobil tersebut kemudian hilang kendali sehingga  menabrak body belakang kendaraan Panther DB 2252 AF.<br />
Karena  benturan cukup keras, kendaraan Panther tersebut terpental ke depan  dan membentur kendaraan Mikrolet DB 4833 AJ yang ada di depannya  sehingga mobil Mikrolet itu pun terperosok masuk kedalam sebuah  selokan.<br />
Situasi arus lalulintas waktu itu kemudian menjadi macet  total akibat tabrakan beruntun tersebut. Peristiwa kecelakaan tersebut  kini sudah ditangani petugas Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas)<br />
Poltabes  Manado, dan kerugian materi diperkirakan Rp 30 Juta. Pengemudi mobil<br />
Suzuki  Pic Up DB 8326 AI dinilai lalai sehingga menyebabkan tabrakan beruntun tersebut.<br />
Kapoltabes  Manado, melalui Kasat Lantas Poltabes, Kompol Adnan Hanafi, SIK saat  dikonfirmasi Koran Manado, membenarkan adanya laporan tersebut. (46)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranmanado.com/?feed=rss2&amp;p=107</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Calon Majikan Perkosa ‘Inul’ Sampai Shock</title>
		<link>http://koranmanado.com/?p=103</link>
		<comments>http://koranmanado.com/?p=103#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 00:21:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koran manado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukrim]]></category>
		<category><![CDATA[Manado]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tinutuan]]></category>
		<category><![CDATA[Perkosa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranmanado.com/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Baru Pertama kali Injakkan kaki di Manado
Dilakukan Dalam  Mobil di Tempat Sepi

Manado, KM -  Sungguh  malang nasib Inul (16)—nama  disamarkan,  warga Desa Nonapan Dua Jaga IV Kecamatan  Poigar. Minggu (7/2)  sekitar pukul 23.00 Wita, ia melapor ke Sentra  Pelayanan Kepolisian (SPK) Poltabes Manado tentang hal yang dialaminya.
Inul  melapor bahwa ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baru Pertama kali Injakkan kaki di Manado</p>
<p>Dilakukan Dalam  Mobil di Tempat Sepi</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-104" title="ilustrasi" src="http://koranmanado.com/wp-content/uploads/2010/02/perkosa3.jpg" alt="ilustrasi" width="330" height="281" /></p>
<p>Manado, KM -  Sungguh  malang nasib Inul (16)—nama  disamarkan,  warga Desa Nonapan Dua Jaga IV Kecamatan  Poigar. Minggu (7/2)  sekitar pukul 23.00 Wita, ia melapor ke Sentra  Pelayanan Kepolisian (SPK) Poltabes <span id="lw_1265654890_0">Manado</span> tentang hal yang dialaminya.</p>
<p>Inul  melapor bahwa ia telah diperkosa oleh lelaki yang identitasnya masih  belum diketahui. Informasi singkat yang dirangkum Koran Manado  menyebutkan, peristiwa memiriskan tersebut terjadi pada<br />
pukul 17.00  Wita hari itu juga, di mana Inul yang mengaku baru pertama kali menginjakkan  kaki di Kota Tinutuan, diperkosa dalam sebuah mobil oleh lelaki tua  yang mengaku akan mengadopsinya sebagai <span id="lw_1265654890_1" style="border-bottom: 1px dashed #0066cc; cursor: pointer;">pembantu rumah tangga</span>.<br />
Awalnya, Inul yang tergolong  masih bau kencur tersebut, ditawari pekerjaan sebagai <span id="lw_1265654890_2">pembantu rumah tangga</span> dengan gaji yang cukup tinggi oleh perempuan berinisial YM alias Yanty saat  dirinya berada di kampung halamannya Desa Poigar.</p>
<p>Karena tergiur akan tawaran  menarik tersebut, korban pun mengambil keputusan untuk berangkat ke Manado,  bersama <span id="lw_1265654890_3">Yanti</span>. “Kami  berangkat dari Poigar sekitar pukul 07.00 Wita Pagi, dan sampai di  Manado pada sore hari sekitar pukul 05.00 Wita, “papar korban.<br />
Saat  sampai di Manado, Inul yang tubuhnya seksi padat tersebut  diperkenalkan oleh Yanti kepada seorang lelaki yang usianya  diperkirakan berusia empat puluh tahunan. Kesepakatan pun<br />
terjadi  antara Yanti dan lelaki tersebut untuk mempekerjakan Inul sebagai pembantu  rumah tangga.<br />
Inul akhirnya dibawa oleh lelaki tersebut. Saat  dalam perjalanan, Inul yang baru kali ini menginjakkan kaki di Kota  Tinutuan, sangat senang dengan statusnya yang baru, yakni sebagai pembantu  rumah tangga.<br />
Perasaan itu pun kemudian berubah menjadi pahit.  Inul bukannya dibawa langsung ke rumah oleh majikannya tersebut malah  dibawa ke tempat sepi yang kurang dari lalulalang kendaraan bermotor.  Di tempat yang tidak diketahuinya tersebut ia (Inul-red) dipaksa<br />
untuk  melayani nafsu bejat dari majikan barunya tersebut.<br />
Setelah dapat  memuaskan nafsu birahinya tersebut, pelaku kemudian menurunkan Inul  di bilangan Kairagi. Inul pun akhirnya ditolong oleh seorang tukang  ojek yang kebetulan melintas lalu  dibawa ke Mapoltabes Manado, guna melaporkan  peristiwa pemerkosaan tersebut.</p>
<p>Kapoltabes Manado, melalui Kepala  Sentra Pelayanan Kepolisian (Ka SPK) Plug C, Iptu Jantje Supit saat dikonfirmasi  Koran Manado membenarkan adanya laporan peristiwa pemerkosaan tersebut.  (46)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranmanado.com/?feed=rss2&amp;p=103</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Golkar Minahasa Serahkan Tairas ke Proses Hukum</title>
		<link>http://koranmanado.com/?p=94</link>
		<comments>http://koranmanado.com/?p=94#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 20:56:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koran manado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukrim]]></category>
		<category><![CDATA[Minahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Drs Frits Tairas]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar Minahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Manado]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranmanado.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[
Tondano, KM &#8211; Kasus yang saat ini meililit Drs Frits Tairas yang adalah Ketua Dewan Kabupaten (Dekab) Minahasa, sedikitnya telah menyita perhatian warga Minahasa.
Ketua DPD II Partai Golkar Minahasa Naicel Careig Runtu SP, mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum. Diketahui, Tairan adalah Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Minahasa.
&#8220;Yang pasti, semuanya diserahkan pada proses [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-98" title="golkar" src="http://koranmanado.com/wp-content/uploads/2010/02/golkar.jpg" alt="golkar" width="128" height="119" /></p>
<p>Tondano, KM &#8211; Kasus yang saat ini meililit Drs Frits Tairas yang adalah Ketua Dewan Kabupaten (Dekab) Minahasa, sedikitnya telah menyita perhatian warga Minahasa.</p>
<p>Ketua DPD II Partai Golkar Minahasa Naicel Careig Runtu SP, mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum. Diketahui, Tairan adalah Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Minahasa.<span id="more-94"></span><br />
&#8220;Yang pasti, semuanya diserahkan pada proses hukum,&#8221; terang Runtu. Azas praduga tak bersalah katanya tetap dijunjung tinggi dalam rangka penegakan supremasi hukum. ‘’Apapun yang terjadi kami akan tetap menghargai dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan, dan biarlah kemudian proses tersebut yang menentukan apakan Tairas bersalah atau tidak. Partai Golkar sangat menghormati hukum dan azas praduga tak bersalah tetap dikedepankan,&#8221;terang Runtu.<br />
Diketahui, Tairas saat ini tersandung kasus dugaan penjualan aset Puskud yang dilakukannya beberapa waktu silam. (48)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranmanado.com/?feed=rss2&amp;p=94</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemprov Sulut Resmi Laporkan JT Cs ke Polda</title>
		<link>http://koranmanado.com/?p=92</link>
		<comments>http://koranmanado.com/?p=92#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 20:55:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koran manado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukrim]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Sulut]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sulut]]></category>
		<category><![CDATA[WOC]]></category>
		<category><![CDATA[World Ocean Coruption]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranmanado.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Manado, KM—Dinilai lakukan pencemaran nama baik oleh sejumlah LSM dan aktivis terhadap Gubernur Sulut, Sabtu (6/2) Minggu lalu para petinggi Pemprov yang dipimpin oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Drs Robby Mamuaja membuktikan perkataan mereka dan telah melaporkan JT alias Jimmy Cs ke Polda Sulut.
JT dilapor setelah dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Kamis Minggu lalu, telah mencemarkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manado, KM—Dinilai lakukan pencemaran nama baik oleh sejumlah LSM dan aktivis terhadap Gubernur Sulut, Sabtu (6/2) Minggu lalu para petinggi Pemprov yang dipimpin oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Drs Robby Mamuaja membuktikan perkataan mereka dan telah melaporkan JT alias Jimmy Cs ke Polda Sulut.<br />
JT dilapor setelah dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Kamis Minggu lalu, telah mencemarkan nama baik Gubenur Sulut juga telah merubah kepanjangan WOC menjadi World Ocean Coruption.<br />
Dikatakan Crestiano Talumepa, hal ini sudah dikategorikan pencemaran nama baik terhadap Pemerintah Sulut, terutama gubernur melalui selebaran yang salah satu isinya pembunuhan Oddy Manus telah dirancang oleh gubernur.<br />
Bahkan secara tidak langsung mereka mengatakan bahwa konferensi yang dilakukan Mei 2009 lalu merupakan ajang konferensi Korupsi se-Dunia. “Sangat disayangkan memang, ivent yang bertaraf International tersebut telah sukses, malah diartikan lain oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab. WOC itukan konferensi kelautan se-dunia, masakan diubah menjadi konferensi korupsi se-dunia. Bahkan Presidenpun dapat imbasnya karena ia yang menresahkan kegiatan tersebut melalui Keputusan Presiden (Kepres) nomor 23 Tahun 2008,” ungkapnya.<br />
Berarti lanjutnya lagi, bukan cuma Sulut saja yang telah dicemari oleh statmen tersebut, tapi juga negara.<br />
“Pernyataan tersebut jelas-jelas sudah melibatkan Negara kita ini, untuk itulah kami melaporkan hal ini ke Polda Sulut untuk ditindak lanjuti, karena Jimmy Cs dinilai tidak mampu menunjukkan bukti-bukti atas pernyataan yang diberikan,” terangnya.<br />
Atas laporan tersebut, Kapolda Sulut Brigjen Pol Hertian Aristarkus Yunus melalui AKBP Benny Bella mengatakan, semua warga Negara Indonesia sama di mata hukum. Jadi, semua laporan pasti akan ditindaklanjuti. (mg-25)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranmanado.com/?feed=rss2&amp;p=92</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kasus Persibom Terus Diusut Polda Sulut</title>
		<link>http://koranmanado.com/?p=90</link>
		<comments>http://koranmanado.com/?p=90#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 20:54:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koran manado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukrim]]></category>
		<category><![CDATA[Totabuan]]></category>
		<category><![CDATA[Bolmong]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Persibom]]></category>
		<category><![CDATA[Manado]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sulut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranmanado.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Manado, KM—Kasus dugaan korupsi Persatuan Sepakbola Bolaang Mongondow (Persibom) terus diusut Polda Sulut. Pasalnya, anggaran yang menghabiskan sekitar 10 milyar lebih tersebut sampai saat ini belum ada kejelasannya.
Sudah bukan rahasia umum lagi, di mana dalam kasus tersebut telah melibatkan sejumlah petinggi daerah Bolmong seperti eks pejabat Walikota Kota Kotamobagu dan mantan Sekkab Bolmong, RM alias [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manado, KM—Kasus dugaan korupsi Persatuan Sepakbola Bolaang Mongondow (Persibom) terus diusut Polda Sulut. Pasalnya, anggaran yang menghabiskan sekitar 10 milyar lebih tersebut sampai saat ini belum ada kejelasannya.<br />
Sudah bukan rahasia umum lagi, di mana dalam kasus tersebut telah melibatkan sejumlah petinggi daerah Bolmong seperti eks pejabat Walikota Kota Kotamobagu dan mantan Sekkab Bolmong, RM alias Rahmat, Bendahara Persibom SM alias Syarif, mantan Ketua DPRD Kota Kotamobagu, SK alias Kudji yang saat ini menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bolmong dan JM alias Jimmy, mantan pimpinan<br />
proyek (pimpro) bidang keolahragaan Diknas Bolmong.<br />
Setelah sebelumnya ditahan, akhirnya mereka mendapat penangguhan oleh Polda Sulut, namun kasus tersebut terus dilakukan penyidikan oleh penyidik dalam mengusut kasus tersebut dan sampai saat ini masih menunggu audit.<br />
Seperti dikatakan Kapolda Sulut Kapolda Sulut Brigjen Pol Hertian Aristarkus Yunus Jumat Minggu lalu, kasus tersebut takkan pernah berhenti diusut. “Ya, kasus persibom masih terus dilakukan penyidikan oleh penyidik pihak kami, bahkan belum ada SP3,” ungkapnya.<br />
Disinyalir dalam kasus persibom sudah di SP3, Kapolda membantahnya bilamana SP3 harus ada gelar kasus. “Tidak benar itu sudah di SP3, karena kami akan menggelar SP3 berdasarkan mekanisme yang ada yaitu musti gelar dulu perkaranya,”terang Kapolda. (mg-25)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranmanado.com/?feed=rss2&amp;p=90</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Oknum Ketua Dekab Talaud Dipolisikan</title>
		<link>http://koranmanado.com/?p=88</link>
		<comments>http://koranmanado.com/?p=88#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 20:49:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koran manado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[]]></category>
		<category><![CDATA[Dekab Talaud]]></category>
		<category><![CDATA[Manado]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranmanado.com/?p=88</guid>
		<description><![CDATA[Larikan Uang Proyek Stadion Olahraga
Manado, KM—Oknum Ketua Dewan Kabupaten Talaud inisial ET alias Engel dipolisikan oleh Redy Wantalangi, ST, karena diketahui telah mengambil uang sebesar Rp 197 juta lebih tanpa sepengetahuan dirinya sebagai kontraktor pelaksana pembangunan Stadion Olahraga di Talaud..
Wantalangi mengaku bahwa uang tersebut merupakan hasil pengerjaan proyek perencanaan lanjutan pembangunan Stadion Olah Raga Talaud [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Larikan Uang Proyek Stadion Olahraga<br />
Manado, KM—Oknum Ketua Dewan Kabupaten Talaud inisial ET alias Engel dipolisikan oleh Redy Wantalangi, ST, karena diketahui telah mengambil uang sebesar Rp 197 juta lebih tanpa sepengetahuan dirinya sebagai kontraktor pelaksana pembangunan Stadion Olahraga di Talaud..<br />
Wantalangi mengaku bahwa uang tersebut merupakan hasil pengerjaan proyek perencanaan lanjutan pembangunan Stadion Olah Raga Talaud dengan nomor kontrak : 05/KONTRAK/Prn-LPSO/IV/2008 dengan nilai sebesar Rp. 197.450.000,- yang telah mendapat kuasa dari CV. Wastu Citra Pratama yang bernomor : 01/SK-WCP/II/2008.<br />
Lanjut diakuinya, setelah pengerjaan proyek selesai dan disetujui Dinas Pekerjaan Umum (PU) atas proyek stadion, dirinya ditawari oleh Engel untuk penyelesaian berkas pencairan menjadi lancar tanpa pertimbangan lebih. Akhirnya ia menyetujui kerjasama tersebut.<br />
Saat semua berkas selesai dan tinggal menunggu penyerahan cek dari Dinas Keuangan Talaud, tanpa sepengetahuan Wantalangi, cek tersebut sudah diambil oleh ET. Ini dikuatkan dengan hasil pengakuan pejabat di Dinas Keuangan Talaud.<br />
“Saya menyayangkan pengambilan cek tersebut tanpa sepengetahuan, saya. Karena, yang berhak mengambilnya adalah saya, bukan dia. Padahal, saya tak pernah menyuruhnya mengambil cek tersebut,” ketusnya.<br />
Saat Wantalangi bertemu ET, oknum Ketua Dekab Talaud tersebut mengelak. Namun akhirnya mengakui jika ia telah mengambil ceknya dan berjanji akan mengembalikannya kepada Wantalangi.<br />
“Awalnya dia tak mau mengakuinya, namun atas kesadaran dirinya, akhirnya mau mengakui bilamana cek tersebut sudah diambilnya, dan berjanji mau mengembalikan uang milik saya,” jelasnya.<br />
Namun selang satu tahun lebih, uang tersebut tak kunjung dikembalikan pada Wantalangi. Tak tahan dengan janji yang tak kujung datang, akhirnya Wantalangi melaporkannya ke Polda Sulut.<br />
Hanya saja, ET membantah telah mengambil uang tersebut. Kepada sejumlah wartawan, ET mengatakan bahwa laporan tersebut sama sekali tidak benar. ‘’Tapi, karena sudah dilapor, sebagai warga negara yang baik saya akan taati hukum,’’ kata ET.<br />
Kapolda Sulut Brigjen Pol Hertian Aristarkus Yunus melalui AKBP Benny Bella membenarkan laporan tersebut dan akan segera mengusutnya. (mg-25) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranmanado.com/?feed=rss2&amp;p=88</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Opa Yohanes Ditemukan Tewas di Perkebunan Kembes</title>
		<link>http://koranmanado.com/?p=85</link>
		<comments>http://koranmanado.com/?p=85#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 20:39:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koran manado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manado]]></category>
		<category><![CDATA[Kembes]]></category>
		<category><![CDATA[Tombulu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranmanado.com/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[Manado, KM – Seorang kakek berusia enam puluh satu tahun, Jumat (5/2) sekitar pukul 19.30 Wita, ditemukan warga Desa Kembes Kecamatan Tombulu, dalam keadaan tidak bernyawa di kompleks perkebunan desa setempat. Korban teridentifikasi bernama Yohanes Kawung, warga Desa Kembes, yang diduga meninggal karena menderita sakit.
Informasi yang berhasil dirangkum Koran Manado menyebutkan, sebelum ditemukan tewas, korban [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manado, KM – Seorang kakek berusia enam puluh satu tahun, Jumat (5/2) sekitar pukul 19.30 Wita, ditemukan warga Desa Kembes Kecamatan Tombulu, dalam keadaan tidak bernyawa di kompleks perkebunan desa setempat. Korban teridentifikasi bernama Yohanes Kawung, warga Desa Kembes, yang diduga meninggal karena menderita sakit.<br />
Informasi yang berhasil dirangkum Koran Manado menyebutkan, sebelum ditemukan tewas, korban yang tergolong rajin pergi kekebun tersebut, tidak lagi terlihat di rumah sejak Kamis pagi (4/2).<br />
“Tidak biasanya korban tidak langsung kembali pulang kerumah, sehingga membuat kami curiga,“papar seorang warga yang namanya tidak ingin dikorankan.<br />
Karena sudah semakin dicemaskan oleh keluarganya, warga sekitar langsung mengambil tindakan dengan menyisir kebun milik opa Yohanis. Apa yang menjadi kecemasan dari keluarga korban akhirya benar, sebab korban akhirnya ditemukan dalam keadaan kaku dan tidak lagi bernafas diperkebunan DKembes.<br />
Kapolsek Pineleng, AKP Pieter Sasundame, saat dikonfirmasi Koran Manado, membenarkan adanya laporan tersebut. “Korban diduga meninggal karena sakit, “tukas mantan Kapolsek Wori tersebut. (46)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranmanado.com/?feed=rss2&amp;p=85</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Oknum Prajurit TNI Dikeroyok di Depan Corner</title>
		<link>http://koranmanado.com/?p=83</link>
		<comments>http://koranmanado.com/?p=83#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 20:37:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koran manado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukrim]]></category>
		<category><![CDATA[Corner Club]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Sario]]></category>
		<category><![CDATA[Manado]]></category>
		<category><![CDATA[Prajurit TNI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranmanado.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Manado, KM – Nasib sial dialami oleh seorang oknum TNI berpangkat Pratu, sebut saja SB alias Pri (25), warga Jalan Siswa Kecamatan Sario. Lelaki dengan postur badan tinggi tegap tersebut, Sabtu (6/2) sekitar pukul 03.00 Wita, dianiaya di Bahu Mall tepatnya didepan Corner Club, dengan cara dikeroyok oleh sekelompok pemuda yang jumlahnya sekitar delapan orang.
Informasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manado, KM – Nasib sial dialami oleh seorang oknum TNI berpangkat Pratu, sebut saja SB alias Pri (25), warga Jalan Siswa Kecamatan Sario. Lelaki dengan postur badan tinggi tegap tersebut, Sabtu (6/2) sekitar pukul 03.00 Wita, dianiaya di Bahu Mall tepatnya didepan Corner Club, dengan cara dikeroyok oleh sekelompok pemuda yang jumlahnya sekitar delapan orang.<br />
Informasi yang dirangkum Koran Manado menyebutkan, peristiwa tersebut dilaporkan, teman korban, Ronald Liline (25), warga Kecamatan Sario, di Mapolsek Malalayang tiga jam setelah kejadian.<br />
“Saya pada saat kejadian sedang berada dilantai dua Corner Club, “terang pelapor.<br />
Menurut keterangan pelapor atas perbuatan para pelaku yang identitasnya belum diketahui tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian dahi dan kepala, akibat dihantam dengan menggunakan botol Minuman Keras (Miras)<br />
“Korban sampai saat ini belum sadarkan diri, dan masih dalam perawatan tim medis di Rumah Sakit Prof R D Kandouw, “papar Ronald kepada penyidik.<br />
Kapolsek Malalayang, AKP Yoseph Krisbianto, SIK, saat dikonfirmasi Koran Manado, membenarkan adanya laporan tersebut. (46)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranmanado.com/?feed=rss2&amp;p=83</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diselamatkan HP, Siswi SMK 5 Nyaris Diperkosa</title>
		<link>http://koranmanado.com/?p=81</link>
		<comments>http://koranmanado.com/?p=81#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 20:36:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koran manado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukrim]]></category>
		<category><![CDATA[Manado]]></category>
		<category><![CDATA[Mapanget]]></category>
		<category><![CDATA[Siswa SMK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranmanado.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Manado, KM – Sendy Jalawira Eka Pratiwi (16), warga Kelurahan Lapangan Lingkungan IV Kecamatan Mapanget, Sabtu (06/2), Sekitar pukul 18.30 Wita mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Mapolsek Mapanget untuk melaporkan tindakan percobaan pemerkosaan yang dilakukan B alias Babe sesama warga setempat, pada Jumat (05/2), sekitar pukul 18.30 Wita, di Kelurahan Lapangan Lingkungan IV Kecamatan Mapanget.
Menurut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manado, KM – Sendy Jalawira Eka Pratiwi (16), warga Kelurahan Lapangan Lingkungan IV Kecamatan Mapanget, Sabtu (06/2), Sekitar pukul 18.30 Wita mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Mapolsek Mapanget untuk melaporkan tindakan percobaan pemerkosaan yang dilakukan B alias Babe sesama warga setempat, pada Jumat (05/2), sekitar pukul 18.30 Wita, di Kelurahan Lapangan Lingkungan IV Kecamatan Mapanget.<br />
Menurut keterangan korban kepada penyidik, bahwa malam itu ketika sedang dalam perjalanan pulang, tiba-tiba Ia disergap tersangka dari belakang, kemudian menyumbat mulut dan membekapnya dengan menggunakan jaket yang dipakainya sehingga membuat siswi SMK 5 Manado ini tidak dapat lari ataupun berteriak minta tolong.<br />
Kemudian tersangka langsung menyeret korban ke tempat yang gelap, dan ketika sampai di bawah sebuah pohon Ia pun langsung menciumi korban, namun aksi tersebut terhenti oleh bunyi handphone korban, kesempatan inilah yang digunakan korban untuk melepaskan diri dari tersangka dan langsung lari menyelamatkan diri.<br />
“Kalau saja HP saya tidak berbunyi, tersangka pasti sudah berhasil memperkosa saya,” tutur korban<br />
Merasa keberatan atas perbuatan tersangka terhadapnya, korban kemudian melaporkan kejadian ini kepada yang berwajib dan berharap dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, dan Kapolsek Mapanget Arjun Komisaris Polisi Rusdy Mamonto saat dikonfirmasi Koran Manado membenarkan adanya kejadian ini. (mg-27)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranmanado.com/?feed=rss2&amp;p=81</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polda Sulut Kunjungi Mitra</title>
		<link>http://koranmanado.com/?p=79</link>
		<comments>http://koranmanado.com/?p=79#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 20:35:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koran manado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Minahasa Tenggara]]></category>
		<category><![CDATA[Mitra]]></category>
		<category><![CDATA[Ratahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranmanado.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[Ratahan, KM-Aparat Kepolisian Polda Sulut, Jumat (5/2), mengunjungi Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Diperoleh informasi, kedatangan Tim Polda Sulut ini diduga untuk melakukan penyelidikan atas dugaan penyimpangan proyek pembangunan Kantor Bupati Mitra dan proyek pembangunan perkantoran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Indikasi ini semakin kuat, manakala tim Polda Sulut tersebut selama beberapa jam melakukan peninjauan di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ratahan, KM-Aparat Kepolisian Polda Sulut, Jumat (5/2), mengunjungi Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Diperoleh informasi, kedatangan Tim Polda Sulut ini diduga untuk melakukan penyelidikan atas dugaan penyimpangan proyek pembangunan Kantor Bupati Mitra dan proyek pembangunan perkantoran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Indikasi ini semakin kuat, manakala tim Polda Sulut tersebut selama beberapa jam melakukan peninjauan di lokasi proyek dibangun, yakni di Kelurahan Wawali Kecamatan Ratahan. Karena baik Kantor Bupati maupun gedung SKPD lokasinya berdekatan.<br />
Sangat disayangkan, wartawan tak memperoleh konfirmasi jelas akan hal ini. Salah satu personil Polda Sulut, yang belakangan diketahui adalah Kasat Ops lll Ditreskrim Polda Sulut, ketika dikerumuni Wartawan, mengelak untuk memberikan keterangan. Ia menyatakan, pihaknya tidak dalam rangkah untuk melakukan tugas atau penyelidikan di Mitra.<br />
”Kami hanya ingin menemui Inpektur Daerah Mitra, Roy Pangemanan,SH MH,dan kami ketemu di Tomohon, namun Pak Roy mengantar kami meninjau lokasi proyek yang ada di Mitra, cuma itu tidak ada hal lain,” katanya sambil berlalu dan langsung masuk ke dalam mobil.<br />
Pangemanan sendiri yang menemani tim Polda Sulut ini juga enggan memberikan keterangan. “Tanya saja sama Kepala Dinas PU,” ujarnya singkat. Sementara Kepala Dinas PU Mitra, Ir Welly Munaiseche MSi, yang bersama rombongan Polda Sulut dan Inspektorat, meski tak merinci maksud kedatangan Polda Sulut, namun diakuinya kedatangan mereka sebagai respon atas beberapa laporan warga soal proyek tersebut.<br />
“Mereka datang hanya meninjau lokasi proyek di Mitra yang didanai oleh APBD Mitra tahun anggaran 2009 yang belakangan banyak warga menyorot soal keterlambatan pekerjaannya,” jelas Munaiseche yang agak berbeda dengan keterangan pihak Polda Sulut. </p>
<p>Proyek ini sendiri, realisasi fisiknya sudah lebih dari 60 persen, dan telah ditegaskan Bupati Mitra Telly Tjanggulung, akan segera dipergunakan Mei depan.(mg-24).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranmanado.com/?feed=rss2&amp;p=79</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
